Ketika tugas satu per satu berdatangan,apakah yg pertama kali terbersit dlm pikiran?kerjakan ato nantikan?yupz,jujur saja sbnrny hnya segelintir orng dari qta yg lngsung berpikiran tuk sgra mnyelesaikan tugas yg bermunculan,sbgian besar dari qt malah asyik dgn kata "nanti" padahal tugas-tugas tsb satu per satu tetap menuntut pnyelesaian yg sampai pd akhirny tak jarang malah jd kewalahan saat deadline kian mendekat.Pernah ingin memperbaiki kebiasaan buruk menunda atau menanti-nantikan suatu pekerjaan?jika jawabanny iya,bersyukurlah berarti sirine dlm jiwa qt msh berfungsi yg tak ingin kebiasaan tsb terus berlanjut.Hhhaaa...sbnrny tdk tbayangkan ketika deadline yg dtg tu adlh akhr hidup qta malaikat maut sdh bsiap di hadapan qta,apa yg hendak dikata?ketika amalan demi amalan qt tunda...qta abaikan perlahan demi perlahan dan tbuai dgn kata nanti yg entah akan ada ataupun tidak kata nanti tu sampai tak terasa waktu terhenti berujung nestapa penyesalan yg tak lg berguna menunda hnya kn berakhr derita.Naudzubillahi min dzalik.
Bisa jd qta lalai dan menunda tgas yg diamanahkan krn qta pun lalai dan menunda-nunda waktu sholat,bgaimana qta tdk mnunda pkerjaan yg deadlineny dr manusia toh sholat yg notabene adlh prntah dr sang Kholiq untuk mhadap pd-Nya pun diabaikan bgitu saja dgn menunda waktu sholat.
Astgfrlhaladzm...Ya Robbana...ampuni kami yg selalu lalai dlm mjalankan perintah-Mu,ampuni kami yg senantiasa menunda stiap amalan,ampuni kami yg terbuai dgn kata nanti...
Ya Rabb ringankanlah langkah kami tuk bsegera menyambut seruan-Mu,mudahkanlah kami tuk berbakti hnya pd-Mu,istiqomahkan kami tuk senantiasa berubah ke arah yg lbh baik...aamiin
Generasi Unik
Senin, 28 September 2015
Selasa, 22 September 2015
I'm back
Setelah sekian lama meninggalkan arena blogger, rindu rasany tuk bertempur kembali.Ku mulai dengan menyentuh tombol huruf-huruf pada layar touchscreen.Amazing...!huruf-huruf yang akan merangkai kata perlahan bertebaran menyusun lafal per lafal yang ingin diungkapkan lewat tulisan.Sebenarnya enggan namun dipaksakan agar mulai terbiasa sampai pada akhirnya seorang karib berkata bahwa menulis merupakan terapi penyembuhan.Mengapa demikian?hmmmzzz...entahlah,tp menurutku mungkin karena dengan menulis semua energi menjadi tersalurkan hingga bisa membuat nyaman rasa yang awalnya tak karuan.Sedih,senang,kecewa,haru,bahagia bisa dirangkai lewat kata yang bisa jadi inspirasi bagi diri maupun orang lain.Semakin terpaculah jiwa ini untuk mengembangkan bakat yg tlh lama tpendam bahkan mungkin karatan.Heehee...
Pada intinya, "Sebaik2nya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya."
So,finally I'm back...
Semangat menulis kembali...!
Selamat dtg di dunia yang sempat ditinggalkan...!
Semangat berkarya...!
Bismillah...^_^
Pada intinya, "Sebaik2nya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya."
So,finally I'm back...
Semangat menulis kembali...!
Selamat dtg di dunia yang sempat ditinggalkan...!
Semangat berkarya...!
Bismillah...^_^
Langganan:
Komentar (Atom)